ODM SV 2019: Tegakkan Empat Sifat Pangeran Diponegoro

Penutupan secara simbolik ODM Sekolah Vokasi 2019 di Parkiran Atas Sekolah Vokasi, Tembalang, Semarang, Minggu (24/8) (Fany Adhiti/Dok. Pribadi)

Semarang – Penutupan Orientasi Diponegoro Muda Sekolah Vokasi (ODM SV) 2019 yang bertempat di Parkiran Atas Sekolah Vokasi, Undip, Tembalang pada Sabtu (24/8) telah terselenggara.

ODM SV merupakan acara tahunan yang diselenggarakan dalam rangka penerimaan mahasiswa baru tingkat fakultas yang bertujuan sebagai wadah untuk memperkenalkan dunia perkuliahan di Fakultas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro. Tema “Revitalisasi Moral untuk Vokasi Juara” dipilih dengan harapan agar mahasiswa baru memiliki moral yang semakin baik setelah mengikuti rangkaian ODM.

Mahasiswa baru yang biasa disebut Diponegoro Muda, tampak mulai memadati acara sejak pukul tujuh pagi dengan mengenakan atribut yang telah ditentukan. Acara kemudian dibuka dengan penampilan tari Saman oleh Sekolah Vokasi. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Undip. Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan musik akustik, rebana, dan juga pembagian doorprize di sela-sela acara.

Mawapres Jasmine Aulia Alweni dan Kurnia diberi kesempatan untuk berbagai materi perihal Mawapres. Mereka mengajak Diponegoro Muda untuk selain berprestasi dalam bidang akademik, juga harus berprestasi dalam bidang non-akademik. Acara berlanjut dengan orasi dari dua puluh empat Ketua Himpunan Jurusan, Ketua BEM Sekolah Vokasi, dan Ketua Pelaksana ODM SV 2019.

Dekan Sekolah Vokasi, Budiyono, mengingatkan kembali bahwa seluruh mahasiswa baru menyandang nama Pangeran Diponegoro. Beliau menyebutkan setidaknya ada empat sifat Pangeran Diponegoro yang harus selalu ditegakkan. Keempat sifat itu antara lain yaitu jujur, adil, berani, dan peduli.

“Kita telah bertekad, kejujuran akan selalu kita tegakkan di kampus ini. Ingat, bahwa kita berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan. Yang kedua, berpribadi adil. Keadilan akan membawa manfaat untuk negara yang kita cintai ini. Berbuat adil lah, sebab adil itu lebih dekat dengan takwa. Kemudian selanjutnya adalah berani. Tak ada yang kita takuti demi menegakkan kebenaran. Terakhir, sifat peduli. Sebaik-baiknya manusia adalah menjadi bermanfaat bagi orang lain. Diponegoro Muda, insyaallah, empat sifat ini akan terus kita kembangkan,” ungkap Budiyono dalam pidatonya.

Puncak acara ODM SV 2019 ini ditutup secara simbolik oleh Dekan Sekolah Vokasi dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali dan penaburan confetti oleh panitia. Selanjutnya acara ditutup oleh MC dan mahasiswa baru dipersilakan untuk pulang.

“Tahun ini diterima sekitar 1.039 mahasiswa, tapi masih akan ada Ujian Mandiri gelombang kedua, jadi kemungkinan jumlah itu akan terus bertambah. Nah, untuk masalah rangkaian penerimaan mahasiswanya nanti itu masih diperbincangkan, sih,” ujar Yusuf, selaku ketua pelaksana ODM SV 2019.

Julita, salah satu mahasiswa baru Sekolah Vokasi mengungkapkan kesan dan pesannya selama mengikuti rangkaian acara ODM SV. “Alhamdulillah, selama mengikuti kegiatan ODM SV menyenangkan, nggak berat-berat banget. Ya, berkesan, lah. Nilai-nilai yang diajarkan kurang lebih tentang kebersamaan, kekompakkan, semangat, kedisiplinan, dan cinta tanah air. Semoga tahun depan lebih menarik, lebih meriah, kalau bisa ngundang artis biar makin seru,” tutupnya.

oleh : Fany Adhiti

Editor : Gita Nindya Elsitra

Redaktur Pelaksana : Dian Rahma F. A.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *