06/12/2021

Kata Peserta UTBK Soal Fasilitas Protokol Kesehatan di FISIP Undip

Fasilitas hand sanitizier di gedung perpustakaan FISIP Undip, Senin (19/4/2021). Kampus FISIP dipilih sebagai salah satu tempat penyelenggaraan UTBK, beberapa fasilitas protokol kesehatan dipersiapkan sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. (Foto : Afi Sultan)

LPM OPINI – Untuk kali kedua, Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) diselenggarakan di masa pandemi sehingga pada pelaksanaannya harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Dilansir dari laman resmi undip.ac.id, dalam penyelenggaraan UTBK 2021, Universitas Diponegoro mengikuti panduan penerapan protokol kesehatan dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

“Untuk pelaksanaan UTBK 2021 yang dimulai tanggal 12 April, Undip memberlakukan protokol kesehatan yang sudah diatur oleh LTMPT,” jelas Dr. Ir. Setia Budi Sasongko selaku Ketua LP2MP Undip.

Sebagai salah satu tempat pelaksanaan UTBK, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) mengharuskan para peserta untuk mematuhi protokol kesehatan agar dapat diizinkan mengikuti ujian. Guna menunjang ihwal fardu tersebut, FISIP Undip turut memberikan fasilitas tambahan, seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan ruang tunggu dengan jarak bangku yang telah diatur. 

Protokol kesehatan tersebut dinilai cukup ketat oleh Yoga Jalu Pangarso dan Cahyaningrum Solehati, peserta yang melaksanakan UTBK di Gedung FISIP Undip. 

“Penerapan protokol kesehatan di FISIP Undip cukup ketat. Sebelum masuk ruangan peserta UTBK dicek suhu terlebih dahulu menggunakan thermo gun. Kemudian, ketika masuk ruangan peserta diwajibkan mengenakan masker tanpa membukanya,” ujar Yoga ketika dihubungi selepas ujian pada Senin (19/4).

“Sebelum masuk ke gedung diwajibkan cuci tangan dan dicek suhu. Kemudian para peserta diarahkan untuk menuju ke gedungnya masing-masing. Saat di ruang tunggu, para peserta juga tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak,” imbuh Cahyaningrum.

Sebelumnya sempat berembus kabar bahwa para peserta disarankan untuk membawa surat keterangan yang menunjukkan kondisi kesehatan, sebagai salah satu syarat tambahan mengikuti UTBK di FISIP Undip. Akan tetapi, setelah dikonfirmasi, kabar tersebut tidak benar adanya. Berdasarkan informasi dari laman resmi ltmpt.ac.id, peserta UTBK tidak diwajibkan untuk membawa surat keterangan sehat maupun menunjukkan hasil swab test.

“Berdasarkan informasi yang saya dapatkan sebelumnya, para peserta disarankan untuk membawa surat keterangan sehat tetapi tidak diwajibkan untuk melakukan swab test. Ternyata setelah sampai di sana tidak ada pengecekan surat keterangan sehat ataupun hasil swab test,” pungkas Cahyaningrum.

Penulis : Sekar Ajeng

Editor : Annisa Qonita

Redaktur Pelaksana : Luthfi Maulana

Pemimpin Redaksi : Langgeng Irma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *