05/08/2021

Jadi Pengumpul Proposal PKM Terbanyak, FISIP Undip Targetkan 100 Kelompok ke PIMNAS

Ilustrasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) (Dita Suci/LPM OPINI)

LPM OPINI – Program kreativitas mahasiswa (PKM) saat ini menjadi salah satu fokus kegiatan kemahasiswaan Universitas Diponegoro. Pihak universitas telah menerima proposal PKM sebanyak 1.570 buah dari berbagai fakultas selama penerimaan pada gelombang satu yang lalu. Berdasarkan data yang diberikan oleh Robetmi Jumpakita Pinem, S.AB, MBA selaku Ketua Unit PKM dan Prestasi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) pada Rabu (24/2), fakultas yang menjadi penyumbang proposal PKM terbanyak jatuh kepada FISIP dengan jumlah proposal sebanyak 457 buah.

Robetmi menyatakan bahwa FISIP berhasil mengumpulkan proposal PKM sebanyak tiga kali lipat dari jumlah yang ditargetkan universitas. Hal itu karena para mahasiswa baru diwajibkan membuat proposal PKM dalam rangka penugasan Pendidikan Karakter (Pendikar) saat masa orientasi yang lalu.

“Pihak universitas menargetkan 150 proposal PKM untuk satu fakultas. Jadi, kita sudah mengumpulkan sebanyak tiga kali lipat dari apa yang diwajibkan universitas. Mahasiswa baru memang yang paling banyak mengumpulkan karena ini berkaitan dengan tugas Pendikar yang lalu. Terlepas dari mahasiswa baru, kita juga mendorong angkatan atas untuk turut ikut serta karena mereka sudah punya pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya saat diwawancarai.

Ia juga menyampaikan untuk tingkat universitas, FISIP menargetkan setidaknya ada 100 proposal yang dapat lolos seleksi universitas agar dapat maju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas).

 “Dapat dibayangkan bahwa perbandingannya akan menjadi 1:3. Satu yang lolos dan tiga yang gagal,” imbuh Robetmi.

Robetmi menyadari bahwa pengajuan proposal PKM oleh FISIP memang sudah bagus secara kuantitas, meski harus diakui bahwa secara kualitas masih banyak hal yang harus diperhatikan lagi. Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk mendongkrak jumlah proposal PKM yang dikumpulkan para mahasiswa. Salah satu upaya tersebut adalah melaksanakan kompetisi proposal PKM dalam fakultas yang bertajuk Dean Cup 2021. Kompetisi tersebut dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa FISIP.

“Kita sengaja membuat liga kompetisi PKM atau Dean Cup 2021. Pada Dean Cup 2021, terdapat satu piala yang nantinya akan diperebutkan oleh para mahasiswa. Jadi, ini bisa dikatakan sebagai gengsi departemen di mana mahasiswa akan berlomba untuk mengharumkan nama departemennya,” ungkap Robertmi.

Selain itu, pihak fakultas juga mengadakan pelatihan dan penyusunan PKM yang telah berlangsung pada 3 Februari lalu via Zoom. Pelatihan tersebut dilaksanakan dengan Robetmi Jumpakita Pinem S. AB, MBA serta Fahmi Arifan selaku Dosen Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro sebagai pembicara.

Robetmi berharap bahwa kegiatan PKM ini dapat mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi serta berkontribusi mengharumkan nama universitas. Ia juga menambahkan jika proposal PKM lolos ke tahap PIMNAS, mahasiswa tidak hanya akan mengharumkan nama universitas, tetapi juga fakultas, departemen, dan nama pribadi. Tak hanya itu, mahasiswa juga dapat menuliskan pencapaian tersebut ke dalam portofolio.

“Semoga mahasiswa dapat menghasilkan PKM yang lebih baik lagi pada tahun yang akan datang. Mahasiswa harus punya semangat dalam mengasah diri agar bisa mempersiapkan mental dalam bersaing dan sejajar dengan fakultas lain. Semoga mahasiswa bisa membumikan PKM,” tutupnya.

 

Penulis: Almira Khairunnisa

Editor: Fani Adhiti

Redaktur Pelaksana : Luthfi Maulana

Pemimpin Redaksi : Langgeng Irma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *