23/06/2024

Uji Publik Mas dan Mbak FISIP 2024: Menilik Wajah Panelis Tiap Program Studi

0
Pelaksanaan Uji Publik Mas dan Mbak FISIP 2024 sebagai ajang perkenalan bagi seluruh panelis pada Rabu (15/05). (Sumber foto: Berliana Sekar)

 

Bidang Seni, Olahraga, dan Budaya (Soraya) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar acara FISIP Music, Art, Sport Festival (FISIP MARS) yang merupakan sebuah ajang perlombaan tahunan antar Program Studi di FISIP Undip. 

Salah satu cabang perlombaan yang diadakan oleh Soraya adalah Mas dan Mbak FISIP 2024. Dikutip dari laman Instagram @masmbakfisipundip, Mas Mbak FISIP Undip adalah sebuah paguyuban di FISIP Undip yang beranggotakan delegasi-delegasi terpilih dari setiap jurusan di FISIP di rangkaian acara FISIP MARS Universitas Diponegoro. Acara ini telah sukses menampilkan salah satu rangkaian acara, yakni Uji Publik Mas dan Mbak FISIP 2024 pada Rabu (15/5) yang berlangsung di depan selasar Gedung D FISIP UNDIP.

 

Perwajahan dari Mas dan Mbak FISIP Berhasil Merebut Animo Mahasiswa

Suasana pelaksanaan Uji Publik Mas dan Mbak FISIP 2024 yang disambut dengan antusias oleh mahasiswa FISIP pada Rabu (15/05). (Sumber foto: Zalfa Ibtisamah)

 

Mewadahi sumber daya mahasiswa yang berkompeten melalui jalur kedutaan adalah esensi dari Mas dan Mbak FISIP 2024. Hal tersebut disampaikan oleh kepala bidang Soraya BEM FISIP, Rafiq Akmil Firdaus.

“Di FISIP ini punya potensi dari mahasiswa untuk bidang kedutaan. Oleh karena itu, peraih gelar Mas dan Mbak FISIP akan mendapatkan kesempatan untuk bersaing dengan fakultas-fakultas lain untuk bersaing menjadi Mas dan Mbak Undip,” jelas Rafiq saat diwawancarai oleh OPINI pada Rabu (15/5).

Selain menjadi perwajahan bagi FISIP, Mas dan Mbak FISIP juga menjadi kontributor dalam menyukseskan program kerja organisasi. Hal ini dikarenakan Mas dan Mbak FISIP akan menjadi duta bagi organisasi himpunan maupun BEM FISIP. 

“Rencana kita akan memasukkan mereka ke dalam program kerja yang ada di BEM, contoh seperti Orientasi Diponegoro Muda (ODM). Nah, nanti Mas dan Mbak ini bisa menjadi pembicara, MC, atau moderator, ataupun dia mempromosikan kegiatan di ODM,” terang Rafiq.

Kegiatan ini berhasil menarik banyak perhatian mahasiswa FISIP, sebab mereka pun ikut menyukseskan acara Uji Publik Mas dan Mbak FISIP 2024 dengan antusiasme yang luar biasa.

“Dari acara Mas Mbak FISIP tahun ini mendapatkan animo yang besar dari mahasiswa. Itu bisa kita lihat pada saat perkenalan panelis di depan selasar Gedung D. Di mana itu banyak mahasiswa yang ibaratnya mereka penasaran lah acara Mas Mbak ini apa sih?” tutur Rafiq.

Pelaksanaan acara Uji Publik Mas dan Mbak FISIP sempat mengalami kendala, di mana tempat yang semula dilaksanakan berada di depan selasar Gedung D, kemudian dipindah ke dalam Aula PKM. Pemindahan lokasi ini terjadi karena adanya miskomunikasi antara pihak Unit Pengelola Aset (UPA) dengan pihak panitia.

“Sempat terjadi miskomunikasi antara pihak Unit Pengelola Aset dan pihak panitia. Kita sudah memasukkan surat peminjaman tempat karena kita melihat di layar peminjaman UPA itu sudah ada kegiatan kita. Oleh karena itu, kita mikir wah udah bisa nih. Tapi ternyata kita dapat kabar bahwasanya surat disposisinya itu belum turun,” tambah Rafiq. 

 

Tanggapan Mahasiswa FISIP terkait Keberadaan Mas dan Mbak FISIP 2024

Seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP angkatan 2023, Angelika Nadia Suseno mengatakan bahwa keberadaan Mas dan Mbak FISIP memberikan banyak wawasan terkait kehidupan yang dilakukan Mas dan Mbak FISIP. Angel juga mengatakan bahwa keberadaan Mas dan Mbak FISIP ini dapat menjadi salah satu role model bagi mahasiswa FISIP lainnya.

“Kalau menurutku sendiri, Mas dan Mbak FISIP ini fokusnya di role model. Cukup berpengaruh, apalagi untuk anak-anak FISIP. Dari Mas dan Mbak FISIP tahun lalu, aku jadi punya lebih banyak insight tentang sebenarnya Mas dan Mbak FISIP itu apa aja, mereka ngapain dan ngelakuin apa aja, terus apa yang bisa membuat mereka punya peran di FISIP,” jelas Angel saat diwawancarai oleh OPINI pada Rabu (15/5). 

 

Niat Baik Panelis Sebagai Delegasi Program Studi dalam Ajang Pemilihan Mas dan Mbak FISIP 2024

Terdapat beberapa alasan bagi panelis di balik keikutsertaannya dalam ajang pemilihan Mas dan Mbak FISIP. Mereka memiliki motivasi yang kuat, baik dari dalam diri mereka untuk mengembangkan minat, bakat, serta potensi diri sebagaimana yang disampaikan oleh panelis dari Program Studi Administrasi Publik, Jamilah Cahyaning Qolbu. 

“Jadi sejak duduk di bangku SMP, saya memiliki ketertarikan untuk menjadi seorang duta atau terjun di bidang modeling. Dalam hal ini, ketika saya tahu bahwa ada informasi tentang kompetisi Mas dan Mbak FISIP, saya langsung tertarik untuk mendaftarkan diri,” jelas Jamilah saat diwawancarai oleh OPINI pada Rabu (15/5).

Serupa dengan yang dikatakan Jamilah, Wiyarta Andika Pangestiti, selaku panelis dari Ilmu Pemerintahan juga memiliki niat utama yang begitu mulia. Motivasinya mengikuti ajang Mas dan Mbak FISIP 2024 ini ialah untuk mendorong kesadaran akan isu-isu lingkungan sekitar.

“Motivasi pertamaku sebenarnya itu hanya untuk menjadi terang dan garam bagi teman-teman. Aku pengen orang-orang termotivasi dengan adanya aku yang sebagai calon Mas FISIP ini. Aku pengen mereka sadar tentang kesehatan mental, awareness, kesadaran lingkungan, dan lain-lainnya. Aku harap nantinya mereka bisa sadar akan isu-isu tersebut dari cerminan diri aku sendiri,” terang Andika saat diwawancarai oleh OPINI pada Rabu (15/5).

Panelis juga berupaya untuk memberikan yang terbaik sebagai perwakilan dari program studi dalam ajang pemilihan Mas dan Mbak FISIP 2024 dengan mempelajari isu budaya maupun lingkungan dengan didukung program inovatif yang sudah dipersiapkan secara matang.

“Untuk persiapan sementara ini mempelajari dan memperdalam tentang budaya sekitar dan budaya Indonesia. Kemudian, mempelajari optimalisasi peran mahasiswa di lingkungan masyarakat dan mengamalkan nilai-nilai sebagai mahasiswa FISIP di Universitas Diponegoro,” ungkap Jamilah.

Upaya serupa juga dilakukan oleh Andika dalam mempersiapkan diri menjadi panelis dalam ajang pemilihan Mas dan Mbak FISIP 2024.

“Sebagai contoh isu-isu budaya, isu lingkungan yang masih sangat mengganggu. Aku udah nyiapin langkah-langkah preventif juga untuk menghadapi hal-hal tersebut, yaitu melalui program iklim diskusi supaya mahasiswa FISIP sadar akan pentingnya isu-isu yang ada utamanya isu lingkungan,” ujar Andika.

Keikutsertaan panelis dalam ajang pemilihan Mas dan Mbak FISIP tentunya membawa harapan besar bagi kemajuan FISIP itu sendiri. Banyak harapan yang disampaikan, baik bagi panelis, maupun bagi mahasiswa FISIP. Seperti Jamilah yang memiliki harapan besar agar nantinya FISIP dapat lebih memfasilitasi Mas dan Mbak FISIP dalam mewujudkan program kerjanya.

“Harapannya semoga ke depannya FISIP bisa lebih memfasilitasi kami, bisa mendukung kami dalam hal sarana prasarana. Kemudian juga untuk teman-teman saya harapkan ketika nantinya saya memiliki program kerja dan gagasan bisa didukung oleh teman-teman sehingga kita bisa berkolaborasi untuk bersama-sama mewujudkan program kerja tersebut untuk membawa FISIP menjadi lebih baik,” papar Jamilah.

Selaku salah satu panelis, Andika memiliki harapan bahwa Mas dan Mbak FISIP mampu berperan aktif baik dalam bidang sosial, politik, budaya, maupun bidang lainnya. 

“Aku pengen Mas dan Mbak FISIP ini lebih aktif lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau dilihat dari tahun-tahun sebelumnya itu urgensi Mas dan Mbak FISIP ini masih kurang ditekankan lagi, jadi kita dari Mas dan Mbak FISIP 2024 ini pengen lebih aktif lagi dalam bidang sosial, politik, budaya, dan lain-lainnya. Mungkin dengan program yang sudah kami rencanakan itu semua  dapat terealisasikan,” tutup Andika.

 

Reporter: Berliana Sekar, Sabrina Aufara, Zalfa Ibtisamah

Penulis: Berliana Sekar, Sabrina Aufara, Zalfa Ibtisamah 

Editor: Cheryl Lizka 

Pemimpin Redaksi: Natalia Ginting 

Desain: Izza Karimatan 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *